Rabu, 09 Desember 2009

MENGHINDARI MURKA ALAM

. Rabu, 09 Desember 2009
0 komentar

MENGHINDARI MURKA ALAM

Tanda-tanda musim penghujan kini sudah demikian sudah terasa. Tentu itu pautu disyukuri. Sebab, sebelumnya smepat muncul prediksi bahwa akhir tahun ini hujan akan belum mengguyur bumi Indonesia. Kekerongan (El Nino) pun sempat dikhawatirkan melanda sejumlah kawasan di tanah air.

Kekurangan air bersih memang sempat melanda sejumlah daerah. Bahkan sekarang pun masih ada yang kesulitan air. Namun, dengan turunnya hujan saat ini, bencana kekeringan tentu segera berakhir. Setidaknya, tidak akan menjangkau wilayah yang lebih luas lagi.

Itulah kearifan alam. Musim penghujan merupakan siklus alam. Air yang saat kemarau tersedot dari bumi dan kemudian mengalir ke laut, selama musim penghujan ini, akan kembali “naik” ke daratan untuk membasahi bumi. Itu merupakan kuasa dan keadilan Tuhan untuk memelihara keseimbangan kehidupan manusia manusia dan makhluk hidup lainnya.

Sayangnya, kali ini kedatangan musim penghujan mendatangkan bencana bagi manusia. Seperti pada saat musim penghujan tahun-tahun sebelumnya, saat ini serentetan musibah juga terjadi. Yang terbaru sekeluarga di desa Geger, Sendang, Tulung Agung, Jatim, tertimbun tanah longsor. Puluhan rumah di kecamatan Bruno, Purworejo, Jateng, juga tertimbun tanah longsor.

Kalau terus ditelusuri, tentu musibah pada awal musim penghujan ini lebih banyak dari itu. Beberapa daerah telah disambangi banjir. Angin puting beliung juga telah memporak-porandakan sejumlah bangunan. Sebagai bangsa yang percaya kepada Tuhan, tentu kita patut meyakini bahwa semua musibah tersebut terjadi karena kehendak-Nya. Namun terlepas dari itu ada beberapa factor lain yang begitu nyata yang memicu ketentuan Tuhan tersebut.

Pada umumnya tanah longsor itu terjadi karena lereng yang semula dipenuhi pepohonan kini banyak yang gundul. Demikian pula dengan banjir. Jumlah hutan yang sebelumnya menjadi resapan airketika musim penghujan kini semakin sedikit.

Jika melihat fakta tersebut, tentu introspeksi atau mawas diri merupakan langkah langkah terbaik yang harus kita lakukan. Tuhan mungkin akan “menjatuhkan ketentuan atau vonis lain” jika kita mengikuti sunah-Nya dengan baik. Hutan yang memiliki manfaat yang besaryang seharusnya tidak kita dzalimi. Eksploitasi terhadap alam dibatasi sesuai kadar kebutuhan yang diperlukan, tidak membabi buta.

Keserakahan dalam mengumpulkan harta juga tidak terus diumbar. Begitu gelombang laut tidak bersahabat, kapal jangan dipaksakan berangkat. Kapal yang hanya mengangkut 250 orang, misalnya, jangan dipaksa memuat 300 orang. Kondisi kapal yang tidak prima harus diservis dahulu hingga pulih kembali. Dan seterusnya. . .dan seterusnya. . .

Alam memang tersedia untuh manusia. Namun, alam bias memperlihatkan murkanya bila diperlakukan tidak semestinya. Karena itu, marilah kita cintai diri kita dan kehidupan ini.

Selengkapnya...

Klik disini untuk melanjutkan »»

Kamis, 03 Desember 2009

DELAPAN KADO TERINDAH

. Kamis, 03 Desember 2009
1 komentar

DELAPAN KADO TERINDAH

Delapan kado ini adalah hadiah terindah dan tak ternilai bagi orang-orang yang anda sayangi.

Ø KEHADIRAN

Kehadiran orang yang anda kasihi adalah kado yang tak ternilai harganya. Memang kita juga bisa hadir dihadapannya lewat surat, telepon, faks atau foto. Namun dengan berada disampingnya, anda dan dia dapat berbagi perasaan, perhatian dan kasih sayang, secara lebih utuh dan intensif. Jadikan kehadiran anda sebagai kebahagiaan.

Ø MENDENGAR

Sedikit orang yang mampu memberi kado ini. Sebab kebanyakan orang lebih suka didengar, ketimbang mendengarkan. Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung, kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar dengan baik, pastikan anda dalam keadaan betul-betul relaks dan bisa menangkap utuh apa yang disampaikan. Tatap wajahnya. Tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya, ini memudahkan anda memberikan tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penilaian. Sekedar ucapan terima kasihpun akan terdengar manis baginya.

Ø DIAM

Seperti kata-kata, didalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya. Diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita terhadap seseorang karena memberinya “ruang” . Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasehati, mengatur, mengkritik, bahkan mengomel.

Ø KEBEBASAN

Mencintai seseorang bukan berarti memberikan kita hak penuh untuk memiliki atau mengatur kehidupan orang bersangkutan. Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya? Memberi kebebasan adalah suatu perwujudan cinta. Makna kebebasan bukanlah “Kau bebas berbuat semaumu”. Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan.

Ø KEINDAHAN

Siapa yang tidak bahagia jika orang yang kita sayangi, tampil lebih ganteng atau cantik. Tampil lebih indah dan rupawan juga merupakan sebuah kado yang indah. Selain keindahan penampilan pribadi, anda pun bisa juga menghadiahkan keindahan suasana di rumah. Vas dan bunga segar cantik di ruang keluarga atau meja makan yang tertata indah, misalnya.

Ø TANGGAPAN POSITIF

Tanpa sadar, kita memberikan penilaian negative terhadap pikiran, tindakan, atau sikap orang yang kita sayangi. Seolah-olah tidak ada yang benar dari dirinya dan kebenaran mutlak ada pada diri kita. Kali ini coba hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus. Coba ingat, berapa kali dalam seminggu terakhir anda mengucapkan terima kasih dan pujian (dan juga permintaan maaf) adalah kado terindah yang sering terlupakan.

Ø KESEDIAAN MENGALAH

Tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran. Apalagi sampai menjadi pertengkaran yang hebat. Bila anda memikirkan hal ini, berarti anda siap memberikan kado “kesediaan mengalah”. Kesediaan mengalah juga dapat melunturkan sakit hati, dan mengajak kita bahwa tidak ada manusia yang sempurna didunia ini.

Ø SENYUMAN

Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yang beku, pemberi semangat dalam keputusasaan, pencerah suasana muram, bahkan obat penenang jiwa yang resah. Senyuman juga merupakan isyarat untuk membuka diri dengan dunia sekeliling kita. Kapan terakhir kali anda menghadiahkan senyuman manis pada orang yang anda kasihi???

Selengkapnya...

Klik disini untuk melanjutkan »»
 

Pasang Iklan

Iklan

Namablogkamu is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com